Web-Blog ini merupakan tugas Cyber PR Bina Sarana Informatika (BSI) Cengkareng yang akan dilombakan pada kegiatan PR Camp.

Emergency

EMERGENCY 500-760

Minggu, 21 Oktober 2012

OSTEOPOROSIS


Osteoporosis berasal dari bahasa Yunani, Osteo = tulang dan porosis = penuh dengan lubang. Disebut juga sebagai silence disease karena gejalanya yang kasat mata tanpa terasa hingga tulang menurun kepadatannya. Osteoporosis adalah penyakit kerapuhan tulang atau tulang keropos yang meningkatkan risiko patah tulang di usia tua. Penyakit ini adalah salah satu penyakit yang berhubungan dengan kekurangan kalsium.  
Diagnosis
Pada seseorang yang mengalami patah tulang, diagnosis osteoporosis ditegakkan berdasarkan gejala, pemeriksaan fisik dan rontgen tulang. Pemeriksaan lebih lanjut mungkin diperlukan untuk menyingkirkan keadaan lainnya yang bisa di atasi, yang bisa menyebabkan osteoporosis. 
Penyebab
Tulang-tulang kita akan menipis saat kita beranjak tua, karena setelah usia 30tahun tingkat pembuatan sel tulang baru lebih rendah dari tingkat kehilangan/kerusakan sel tulang. Bila hal itu terjadi, tulang akan kehilangan mineral, massa dan struktur sehingga membuatnya lemah dan mudah patah.
Secara umum, osteoporosis disebabkan karna kurangnya kadar kalsium dalam kadar makanan yang dikonsumsi sehari-hari sehingga secara perlahan darah mengambil kalsium dari tulang untuk memenuhi kebutuhan 1% kalsium dalam darah.
Selain itu juga bisa disebabkan karna pola hidup yang tidak sehat sejak muda seperti merokok, pemakaian obat-obatan, gagal ginjal, kebiasaan mengkonsumsi junkfood dan minuman beralkohol serta jarang berolahraga. 
Gejala
Gejala-gejala awal osteoporosis meliputi:
·       Nyeri sendi
·       Kesulitan berdiri
·       Kesulitan duduk tegak. Posisi membungkuk yang sering terlihat pada orang tua adalah tanda adanya kemungkinan osteoporosis.

Gejala-gejala umum osteoporosis biasanya adalah nyeri. Lokasi nyeri tergantung pada lokasi tulang yang rapuh. Gejala pada pria penderita osteoporosis sama dengan wanita. Tulang belakang yang keropos menyebabkan rasa sakit di punggung. Hal ini menyebabkan nyeri punggung yang kronis dan biasanya menyebabkan bungkuk pada seseorang dan biasanya terlihat pada lansia.
Tidak semua wanita lansia mengalami resiko yang sama, wanita kulit putih didaerah timur lebih mudah menderita penyakit ini dibanding wanita kulit hitam. 
Pencegahan dan Perawatan
Osteoporosis dapat dicegah dan dihambat dengan neberapa hal diantara lain sebagai berikut : 

1.   Mengkonsumsi makanan bergizi yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang kaya serat, rendah lemak dan kaya kalsium (1000-1500 mg /hari).
2.   Mengurangi sodium. garam, daging merah dan makanan yang diasinkan.
3.   Latihan mempertahankan berat badan seperti jalan, jogging, bersepeda atau aerobik yang tak berpengaruh atau pengaruhnya rendah.
4.   Kurangi konsumsi alkohol, softdrink, junkfood dan kopi.
5.   Berhenti merokok.
6.   Biasakan terkena paparan matahari pagi dan sore yang membantu pembentukan vitamin D.

Cegah Osteoporosis sejak dini, sayangi tulang Anda dari sekarang, dan semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. (Indra Simbolon - )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar