Kini penggunaan teknologi modern dalam bidang kedokteran sangat berkembang. Teknologi blue-ray yang selama ini digunakan dalam bidang hiburan pun dapat diaplikasikan untuk mengangkat sel kanker.GAYA hidup masyarakat modern serta lingkungan yang kurang sehat dapat mempercepat pemutasian sel pada manusia. Pemutasian sel ini terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan, tak terkecuali mutasi pada sel otak. Menurut dr. Abrar Alfahri, SpS, Dokter Spesialis Neurologi Rumah Sakit Cemara Indonusa, tingkat orang Indonesia terkena kanker otak cukup tinggi. Meski data nasional belum ia ketahui semuanya, dari 500 pasien operasi bedah di Cemara Indonusa 20% sampai 30% merupakan pasien tumor otak yang ganas. Memang sampai saat ini penyebab tumor otak belum bisa diketahui secara pasti. Namun, kuat dugaan tumor otak terjadi karena mutasi gen. Mutasi ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain faktor gaya hidup dan lingkungan. Sementara faktor lain yang membuat sel tubuh bermutasi dengan cepat adalah karena faktor bahan pewarna dalam makanan. Jika sudah terkena kanker otak, maka tindakan medis harus dilakukan segera agar sel otak yang terkena kanker tidak dapat menyebar luas.Kini banyak metode operasi yang dapat dilakukan untuk pengangkatan sel otak yang terkena kanker. Namun, teknologi yang ada terkadang sering tidang maksimal dalam mengangkat sel otak yang terkena penyakit yang mematikan itu.Dari beberapa macam metode, kini ada metode baru yang sedang di perkenalkan ke masyarakat, yaituoperasi bedah saraf otak dengan menggunaka blue-ray. Operasi ini merupakan suatu teknik operasi bedah saraf dengan alat bantu blue-ray. Tujuan menggunakan blue-ray adalah untuk memperjelas dan membedakan antara sel otak yang sehat dengan sel otak yang terkena kanker.Pada teknologi bedah saraf sebelumnya, untuk mendiagnosis dan melakukan bedah, dokter hanya menggunakan mikroskop saja. Sehingga para dokter tidak dapat membedakan antara sel otak yang sehat dengan yang terkena sel otak kanker. Teknologi bedah saraf dengan blue-ray ini diperkenalkan pertama kali di jerman oleh perusahaan OPMI Pentero. Alat ini dilengkapi dengan lensa mikroskop besutan Zeiss dari Jerman. Pada alat bedah saraf ini, lensa mikroskopnya dilengkapi dengan dengan alat blue-ray.Namun namanya teknologi, tentu saja memiliki kekurangan dan kelebihan. Seperti metode operasi blue-ray ini hanya bisa dilakukan pada kasus tumor otak yang sudah masuk stadium lanjut atau ganas. Metode operasi dengan blue-ray tidak dapat mempengaruhi perbaikan atau penyembuhan pasien.Pasien yang telah menjalani operasi dengan metode blue-ray harus melanjutkan pengobatan atau terapi lanjutan seperti kemoterapi agar sel tumor tidak berkembang. Kemudian dokter yang melakukan bedah saraf ini juga harus mendapatkan sertifikasi, teknik operasi, dan penggunaan obat terlebih dahulu. Sebab teknik dan obat yang digunakan harus spesifik dan tidak boleh sembarangan. Sertifikasi dokter dan obat ini juga dilakukan di Jeman.Semoga penggunaan teknologi blue-ray pada bidang medis ini mampu terus berkembang. Agar operasinya makin murah dan dapat dinikmati oleh semua kalangan. (Syahrial Siddiq- 41110284)
Senin, 22 Oktober 2012
MENGANGKAT KANKER DENGAN BLUE-RAY
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar